Merry Christmas
24 Des 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Tahukah kamu,
Betapa aku sangat ingin datang ke rumahmu, mengucapkan selamat, ikut merayakan bersama keluargamu..
Atau sekedar mengucap selamat, memelukmu sebentar, kemudian pulang..
Sayangnya keadaan berkata lain. Aku, kamu, Tuhan kita, berbeda. Meskipun tujuannya satu, tetap saja aku menyesalkan perbedaan itu..
Selamat Natal, sayang…
Dari Aku,
Yang tak akan pernah bisa memilikimu..
*peluk*
Posted with WordPress for BlackBerry.




thanks to