Real Dream(s)

Salah satu cara untuk mengetahui apakah sebuah film itu bagus atau tidak, adalah dari pemerannya. Kenapa ? karena umumnya pemain2 film yang ‘ high-level ‘ itu tidak asal terima job main film. Mereka biasanya mempelajari dulu semuanya, dari mulai inti cerita film, sampai dengan karakter yang dimainkan. Kalau sekiranya ceritanya jelek, atau karakter yang nantinya akan diperankan dapat memperjelek image, yaa.. maap maap ni yee… mending ga usah diambil…hehe..

saya memang bukan movie-freak, tapi saya termasuk suka mengamati film2, khususnya film dengan pemain favorit saya. kalo yang main cuma pemain biasa..emm… ngga sampe dibela2in nonton deh .. *gayaaaa*

satu diantara banyak pemain yang milih2 peran adalah Leonardo DiCaprio. Maka ketika ada kesempatan ( baca : waktu dan uang ), saya mati2an ngrayu si pacar buat nemenin nonton film terbarunya, Inception .. hehe..

alur awal cerita memang agak membingungkan, dan percayalah.. jika anda sedetikpun melewatkan adegannya, dijamin anda akan ketinggalan banyak…. lupakan pacar sejenak ! *eh..

Dom Cobb ( Di Caprio ) dikisahkan sebagai buronan karena sering mencuri ide seseorang lewat mimpi. Dia pun terancam tak bisa pulang kerumah gara2 dituduh membunuh istrinya sendiri. Ditengah posisi yang serba sulit itu, Saito (Ken Watanabe) menawarkan sebuah pekerjaan yang cukup sulit, namun dengan imbalan yang sangat menarik. Tergiur dengan imbalannya, Cobb pun menerima pekerjaan itu, dibantu oleh Arthur (Joseph Gordon Levitt), Ariadne (Ellen Page) dan Eames (Tom Hardy).

Pekerjaan apakah itu? pekerjaan menanamkan sebuah ide ke dalam mimpi Robert fischer Jr. (Cilian Murphy), rival bisnis Saito. Hmm.. sounds interesting yah ? memang ! film ber-genre Science- fiction ini memang sangat menarik, baik itu dari segi cerita, animasi, sound effect..wahh.. ga rugi deh nontonnya !! dan wajah DiCaprio itu memang cocok banget untuk tipe karakter seperti ini; kriminil, badung, tapi jenius.. sama seperti perannya di film Catch Me If You Can bareng Tom Hanks atau The Departed barengan Matt Damon.

emm.. di setiap film sci-fi,harusnya ada ilmu pengetahuan yang disisipkan. dan kali ini, beberapa ilmu yang disisipkan adalah seputar ilmu arsitektur, ilmu kimia, dan sedikit ilmu fisika. kelihaian Ellen dalam merancang bangunan, membuat labirin, mewakili ilmu arsitek. si pembuat obat tidur sampai tiga tingkat mimpi itu mewakili ilmu kimia, sedangkan teori2 tentang gravitasi nya, mewakili ilmu fisika, banyak deh pokoknya !!

pelajaran yang dapat diambil dari film ini ? banyak. diantaranya, kita diajari untuk menerima kenyataan, sepahit apapun itu. bahkan ketika kita kehilangan orang yang kita cintai. selain itu, bertanggung jawablah kepada hidup kita sendiri, kepada apapun yang kita lakukan saat ini, kita harus memikirkan dampak atas perbuatan kita, agar tak menyesal di kemudian hari.


2 responses to “Real Dream(s)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: