Untuk Remaja, Dewasa.

Ketika saya tampak bersemangat untuk menonton film Harry Potter and the Deathly Hallows Sabtu lalu, teman2 kantor saya dgn straight face bertanya ‘ apa sih bagusnya Harry Potter? Aku kok belum nemu dimana bagusnya..’ Heheheh…
Ini adalah bagian pertama dari edisi akhir cerita Harry James Potter. Bagian kedua baru akan ditayangkan Juli 2011. Wow…

Yang menarik dari Harry Potter? Everything!
Jujur, waktu film pertamanya The Sorcerer’s Stone saya juga belum begitu tertarik krn sy pikir itu adalah film anak biasa keluaran Warner Brothers. Sampai pada malam tahun baru entah tahun berapa waktu itu, sebuah tv swasta menayangkan ulang secara berurutan selama tiga hari film tersebut. Sorcerer’s Stone, Chamber of Secret dan Prisoner of Azkaban.

Its fun to know that Daniel and friends grew older.. Heheh.. Iya loh.. Dari film pertama yg imut imut banget, tambah tinggi, tambah lonjong mukanya,tambah tirus pipinya, tambah kekar tangannya, tambah bidang dadanya… STOP! *lap iler*

Lebih dari itu, Harry Potter menurut saya lebih dari sekedar fenomenal. Yaya, saya memang exagerrated.. Hohooho. Ben.

Gimana nggak fenomenal coba. Tokoh ini, tokoh yg sebenernya ‘khayal’ ini, selalu ditunggu setiap edisi baru nya. Baik itu novel dan atau filmnya. Dan si ‘pembuat’ Harry Potter sendiri, JK Rowling, sontak menjadi orang terpopuler di seluruh dunia. Ini adalah bukti bahwa, (menurut salah satu liputan di tv swasta) hasil karya dan buah pemikiran seorang manusia bisa menjadi begitu dahsyat efeknya, sekaligus bukti bahwa kegigihan (JK Rowling) selalu berbuah manis. See?

Lainnya? Efek dan setting di film ini benar2 hebat. Saking hebatnya sampai sampai saya kaget beneran waktu Harry mau ‘dicokot’ Bathilda yg trnyata jelmaan ular besar,yg padahal, saya tau kalo adegan setelah ini pasti ularnya keluar,tapi. Kok yaaa.. Tetep aja kaget.. :p

Di film ketujuh ini, lagi lagi yg dinantikan sama penonton setia ( cuman saya sebenernya) adalah bagaimana tokoh2 ini sekarang, physically. Woo hoo.. Si Harry tetep paling ganteng lah, Ron tambah tinggi,dan si genius Hermione tetep jadi yg tercantik,satu yg mungkin terlupa, film yg ‘mengikuti alur pertumbuhan’ tokoh2nya seperti ini pastinya diikuti dengan penambahan ‘adegan dewasa’. Dan karena itulah, sebaiknya para orang tua lebih bijak untuk memilihkan tontonan bagi anak2 nya agar ga terjadi ‘tutup mata’ saat ada adegan ciuman.

Masih belum ngerti dimana bagusnya Harry Potter? Ya sudahlah.. Toh masing2 orang punya selera film sendiri dan saya tdk punya hak untuk memaksakan apapun..heheheh..

Baiklah, mungkin setelah ini saya akan mulai ‘hunting’ dvd Harry Potter mulai edisi 1 sampai 7 beserta novelnya. MENGINGAT, ini sudah sampai di cerita terakhir dimana hanya ada Harry vs Voldemort. Tanpa Dumbledore,Tanpa Sirius Black,Tanpa Tongkat Harry,dan Tanpa Dobby…. *nangis terisak*

Posted with WordPress for BlackBerry.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: