About a Conversation Part 2

Postingan ini adalah tentang kelanjutan film Before Sunrise yang juga sudah pernah saya tulis Desember lalu. Mumpung ada waktu luang, mumpung ga ada yang ngajak jalan..hihih.. bilang aja daripada kesepian.. susah amat.. :p

Hufftt… it was a very romantic movie. Really. Padahal ide ceritanya masih sama lho kayak film pertamanya. Masih seputar dua orang stranger yang sama, yang bertemu secara tak sengaja di Vienna waktu itu, yang merasa nyambung satu sama lain, yang saling jatuh cinta… but still, touching my heart.. halah..๐Ÿ˜€

Ceritanya Jesse ( Ethan Hawke) sedang berada dalam sebuah tur di Paris dalam rangka mempromosikan bukunya yang baru saja terbit. Dan (lagi-lagi), dia bertemu dengan Celine, yang ternyata memang tinggal di Paris, dan sudah mengetahui bahwa Jesse akan datang, setelah melihat beberapa iklan buku Jesse di Paris.

Dan begitulah, mereka akhirnya bertemu, dan bercerita banyak hal. Sayangnya Jesse hanya punya sedikit waktu sebelum pesawat membawanya kembali ke New York. That’s mean mereka hanya punya waktu bersama sampai sebelum matahari terbenam. Bagi yang sudah pernah nonton Before Sunrise pasti tahu, betapa dalam film ini hanya ada obrolan dan obrolan. Keliatannya membosankan ya? tapi tidak sama sekali!

Mereka sempat berjanji untuk bertemu kembali enam bulan setelah pertemuan di Vienna malam itu. Tapi ternyata kenyataan berbicara lain..hingga akhirnya mereka bertemu kembali 9 tahun kemudian di Paris, namun dengan keadaan yang sudah berbeda. Jesse yang sudah menikah, Celine yang beberapa kali patah hati…dan kenyataan bahwa mereka masih saling mencintai.. ouch!

Pelajaran yang dapat kita ambil dari film ini adalah, bahwa kadang harapan kita nggak selalu sesuaiย  dengan kenyataan yang ada. Dan bagaimanapun juga kita tetap harus kuat. Seperti Jesse yang sebenarnya merasa tidak nyaman dengan kehidupan pernikahannya namun tetap harus bertahan demi sang anak. Atau seperti Celine yang setelah sekian lama merindukan Jesse namun ternyata dipertemukan kembali saat Jesse sudah menikah dan memiliki anak. Atau mungkin seperti keduanya yang saling mencintai namun tidak bisa hidup bersama.๐Ÿ™‚

Ini bukan film drama yang sedih kok, ngga ada air mata dan isak tangis hebat atau luapan emosi lebay seperti drama2 lain. Ini benar benar film yang mengalir. membuat anda terhanyut dalam dialog2 cerdas serta kata2 menyentuh yang seringkali membuat anda berkata dalam hati; ‘bener juga ya’. Film ini diproduksi tahun 2004. Sudah lama memang.. tapi menurut saya film ini keren..๐Ÿ™‚



7 responses to “About a Conversation Part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: