Makassar Trip – Part 4 : Tragedi Trekking Malam-malam

Judul postingannya udah kayak judul film horor aja nih, Mbandah😀 . Ceritanya sesampai di hotel dekat Losari, ngga berapa lama setelah leyeh-leyeh, saya ditelpon sama Daeng Ipul , (teman saya di komunitas Anging Mammiri) yang menawarkan diri untuk menemani saya dan kakak-kakak saya jalan-jalan keliling kota. Tanpa banyak mikir dan tanpa mandi, saya langsung aja menerima ajakan Daeng Ipul..hehehe..

Keluar dari hotel, saya, Daeng Ipul, Mbak Dini, dan Mbak Wulan lalu berjalan kaki kira-kira 200meter untuk mencari taksi. Kirain jauh, ternyata hanya sebentar saja perjalanan kami naik taksi dari hotel, 5 menit mungkin.

Tujuan pertama kami yaitu Karebosi yang ternyata adalah mall pusat barang elektronik dan Handphone, serta baju-baju dan toko-toko lainnya. Trus ngapain dong kesana? yang bikin saya penasaran adalah cerita dari beberapa teman yang mengatakan bahwa Karebosi link adalah mall bawah tanahnya Makassar. Beneran euy! Saya dan rombongan tadinya masuk lewat mall Karebosi, kemudian muter2 nyasar ga karuan nyari jalan tembus, sampai kemudian berjalan melewati lorong-lorong panjang dan.. woilaa.. sampailah saya di Makassar Trade Center, mall di sebrang jalan waktu masuk tadi. Ngga beli apa-apa sih, cuma penasaran doang..hehehe..

Keluar dari MTC, saya dan dua banci foto lainnya nyebrang lagi ke mall Karebosi demi berpose di tulisan besar “KAREBOSI”..hehehe.. dan disini lah tragedi pertama itu terjadi, si Mbak yang malu-maluin pengen banget foto langsung aja gitu naik ke atas rumput demi berfoto di sebelah tulisan. Saya sih memilih nunggu dulu reaksi sekitar..hehe.. ternyata bener, gak lama setelah si mbak naik rumput,datanglah seorang petugas keamanan mall yang berteriak teriak menyuruh si mbak turun..hahaha…*pura-pura nggak kenal*

Si Mbak, sesaat sebelum diusir satpam😀

oh ya, FYI, Karebosi juga merupakan nol kilometernya kota Makassar, sekaligus alun-alun, dan lapangan yang sering digunakan untuk upacara.. dan ternyata, Karebosi itu Indah.. (baca tagline di dalam mall)😀

Dari Karebosi kami berjalan menuju Kampung Popsa, sebuah tempat makan dengan view pantai yang jaraknya kira kira satu kilo, atau malah lebih jauh ya? entahlah, malam itu saya ngga bawa meteran.. *krik..krik..*. yang jelas, kami berempat berjalan jauuuhhh banget, tapi ngga berasa capek tuh,soalnya sambil liat liat pemandangan di setiap sudut jalannya…adaaa.. aja hal hal menarik yang bikin kami takjub.

nah!

Kalau dituliskan kira-kira rutenya seperti ini, Mtc Karebosi-Ahmad Yani-Riburane-Chinatown(mirip kampung Semawis Semarang)-Kampung Popsa. kira-kira dari Tugu muda sampai Simpang lima ada kali!!

Sampai di Kampung popsa, saya langsung jatuh cinta sama tempatnya, gimana enggak, makan malam dengan view lautan tanpa batas, kapal kapal yang berlabuh, dan lampu-lampu terang dari kejauhan..huhuhu..so romantic! sayangnya malam itu gerai makannya belum ada yang buka karna masih libur Lebaran. jadilah kami berempat makan di gerai junkfood satu-satunya yang ada di Popsa. Gapapa deh..daripada laper.. *eh*

Selesai makan di Kampung Popsa, kami melanjutkan trekking malam kami pulang ke hotel, males euy naik taksi, banyak hal menarik yang bisa dilihat disana. Salah satunya adalah Benteng Rotterdam yang berada persis di depan Kampung Popsa. Jadilah kami mampir sebentar untuk foto-foto di depan Benteng, karena bentengnya hanya dibuka sampai jam 6 sore saja, sementara waktu itu sudah jam 8 lebih. ditambah malam itu adalah malam jumat, jadi mau masuk juga udah takut duluan..serem! hohoho..

Rotterdam  tampak depan dan tiga gadis ndesa.

Ngomong-ngomong soal serem, di Benteng Rotterdam saya secara ngga sengaja bertemu dengan makhluk kecil yang ngga kalah serem; anak kecil yang minta-minta. Tahu nggak sih, begitu tahu kalo kami adalah turis yang foto-foto, dengan serta merta 2 anak kecil langsung dateng minta-minta sambil tangannya mencengkeram erat semua yang ada di kami,ya baju,ya tas,ya tangan..duhhh… serba salah, mau dimarahi dan dikeplak kok salah, udah dikasih uang kok ya ngga pergi-pergi.. dan tragedi keduapun terjadi, salah seorang anak yang datang dari kejauhan tahu-tahu mendekati saya, memeluk kaki saya begitu eratnya sampai saya ngga bisa jalan dan terjatuh di situ..huhuhu… kaboorrrrrr…..

Lokasi tragedi datangnya anak kecil yang nggondheli kaki..

Dari Rotterdam kami berjalan lagi menuju pantai Losari. niat mau foto-foto di tulisan “Pantai Losari” gagal total begitu melihat ramainya pengunjung yang ada di sana. dari bapak-bapak sampai balita semua tumpah ruah di pantai Losari, di sebrangnya lalu lintas padat merayap, dan di pinggir-pingggir jalan, banyak sekali gerobak penjual pisang epe’. yang agak ngawur adalah anak2 yang main petasan lempar. tahu tahu ada petasan mbledhos (meledak) aja gitu di depan kaki saya..ebusettttt..bikin jantungan!

Kamipun akhirnya minggir ke sisi pantai yang ngga terlalu ramai. Penasaran, saya memesan 2 porsi pisang epe’yang katanya hanya ada di sekitar pantai Losari saja. Pisang epe’adalah pisang yang dibelah, kemudian dibakar,dan diberi saus gula, serta terdapat dalam pilihan rasa original, coklat, keju, dan durian..cukup 7000 Rupiah saja.yummy..

penampakan pisang epe’ original

Ketika sedang asyik makan pisang epe’, tiba-tiba ada segerombolan cowok2 muda yang mendatangi kami. mereka menyanyi sambil joget-joget gitu, lucu banget deh. kita bisa rikuwes lagu, dan meminta mereka joget-joget ramai-ramai..hehehe.. itu karna saya iseng aja sih minta mereka joget.Kata Daeng Ipul sih, mereka ini biasanya mahasiswa2 gitu yang lagi ngisi waktu luang, wow..kreatip! suaranya pun bagus bagus..kami sampai tepuk tangan saking terkesimanya..what a night..🙂

The Boys


2 responses to “Makassar Trip – Part 4 : Tragedi Trekking Malam-malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: