Makassar Trip – Part 6 : Dua Mall di antara Bantimurung

Selesai foto-foto di pantai Losari, Saya, Mbak Dini dan Mbak Wulan jalan- jalan ke Mall Ratu Indah. Ke mall lagi? iye, habisnya jadwal ke Bantimurung nya masih setelah solat Jumat, sedangkan waktu masih menunjukkan pukul 9 pagi..masa iya cuma diem di hotel?

Naik taksi dari depan hotel, ternyata lokasi Mall Ratu indah ngga begitu jauh. Isinya? ya kayak mall pada umumnya lah. Si mbak yang emang lagi cari kemeja buat temennya langsung aja masuk ke kios The Executive. Saya juga cuma sight seeing doang di situ. Trus masuk ke minimarket buat beli sunblock yg dipake berenang besoknya.

Gak nemu resto yang cocok, akhirnya kami makan junkfood (lagi) di resto yang ada huruf M gede kuning di depannya. Aduh..pelayanannya lambat bener deh.. masa iya 3 orang trainee ditaruh di depan sekaligus.. mencak-mencak deh saya jadinya..untungnya mereka muter MP3 akustiknya Sabrina yang bikin hati adem..Selesai makan kami langsung buru-buru balik hotel dah..

Diantar Budi dan 2 saudaranya, kami berlima umplek-umplekan di dalam mobil menuju Bantimurung. Bantimurung adalah nama obyek wisata air terjun, sekaligus museum kupu-kupu, serta gua. wow.. beli satu dapet tiga nih namanya..hehehe..

Perjalanan ke Bantimurung cukup jauh ternyata. Saya yang ngantuk berat saja sampai tertidur, trus kebangun, trus tertidur lagi, dan kebangun lagi, tapi belum sampai juga. Jadi kira kira waktu tempuh ke Bantimurung adalah 2x waktu tidur siang saya..😀

Begitu sampai, kami langsung disambut sama pemandangan yang ‘hijau’ dan hawa yang sejuk. mungkin karna lokasinya yang berada di pegunungan. Di sekelilingnya ada tebing2 hijau nan tinggi dengan tingkat kemiringan 45 derajat vertikal. (halah bahasaku..). Di depan pintu masuknya banyak sekali pedagang yang menjual souvenir-souvenir khasnya; kupu-kupu dan serangga yang diawetkan dan dibingkai.. hiiyy..

Tiket masuk obyek wisata Bantimurung adalah Rp. 10.000,- per orang, dan tiket masuk ke istana kupu-kupu yaitu Rp. 5.000,- per orang. Di dalam istana kupu2 ada banyak sekali jenis kupu-kupu (yaiyalah!) dari yang kecil unyu sampe yang gede dan bikin merinding.. brr..

kupu-kupu di dalam museum

Ternyata air terjun Bantimurung agak meleset dari apa yang saya bayangkan. Saya membayangkan Bantimurung adalah air terjun yang sepi, tenang dan masih jauh dari ‘peradaban’.. the fact is; air terjun yang ruameeeeee.. banget pengunjungnya. dari balita sampe kakek-kakek tumplek blek di situ.. ada yang sampe bawa tiker gitu kayak orang piknik.. hehehe.. tapi emang air terjunnya indah banget..🙂

udah kayak cendol aja tuh saking banyaknya orang

Di samping kiri air terjun terdapat anak tangga yang membuat saya jadi bisa melihat dari dekat air terjunnya. Saya yang jarang berolahraga pun dibuat ngos-ngosan karenanya.

tangga di samping air terjun

Semakin tinggi saya menaiki anak tangga, semakin terasa sejuk udaranya. Dan apa yang ada di depan saya adalah ini; jalan setapak menyusuri sungai yang sepi. Hanya beberapa orang saja yang kadang saya temui dari arah yang berlawanan. Penasaran, saya dan kakak- kakak akhirnya memutuskan untuk menyusuri jalan setapak yang entah berujung di mana.

jalan setapak

Semakin jauh saya berjalan, semakin sepi suasana sekitarnya. sepiiii.. sekali.. damai banget pokoknya. hanya ada suara hewan-hewan kecil seperti jangkrik yang sesekali terdengar. Lalu di depan jalan mendadak saya melihat orang-orang yang membawa banyak senter, berbicara dalam bahasa Makassar, seperti sedang menawarkan senternya. Untuk apa ya?

Ternyata perjalanan saya berujung di sebuah gua. dan gua tersebut katanya sangat gelap dan pengap. oooo… tahu deh sekarang kenapa pada nawarin senter..🙂

Di pintu masuk gua ada tulisan yang sempat bikin saya nyengir; ‘ dilarang berbuat mesum di dalam gua ‘ . Bhahak.. let’s see what’s inside. Berbekal senter yang saya sewa seharga Rp 10.000,- , kami berlima masuk dengan langkah pelan, dan saling bergandengan. abisnya gelap banget! udara lembab langsung terasa, ditambah, tanah liat yang kami pijak kadang basah, jadi jalannya pun berjingkat kayak pencuri mau melarikan diri.

Sang Guide pun dengan sabar menerangkan struktur guanya. Ada stalaktit, ada stalakmit… ya gitu deh..😀
beliaupun tak jarang menawarkan diri untuk memfoto kami yang memang narsis ini.. haha..

dan.. kenapa pose saya kayak lagi nahan pipis gitu?

Saya sendiri asyik bermain dengan senter, melihat sekeliling, melihat langit langit gua, dan eh.. lho.. ada dua abg cewek-cowok lagi duduk di pojokan sana, ga sengaja saya senter-in.. hahaha… *urek urek tulisan di depan gua tadi*😀

Perjalanan menjelajah Bantimurung selesai sudah. Tapi kayaknya langit masih terlalu terang di luar. Dan entah kenapa walaupun sudah trekking seharian selama dua hari nonstop, tapi badan ngga kerasa capek tuh.. luar biasa ya.. padahal biasanya cuma duduk seharian di kantor, pulangnya badan udah lemes bgt ga ada tenaga..

pilihan jatuh ke TransMall Makassar, yang di dalemnya ada Trans Studionya ituh.. Dan begitu masuk.. saya pun takjub.. mallnya bagus banget.. bagus disini bukan cuma karna faktor banyaknya toko barang branded dan tempat makan yang istimewa saja, tapi karna interior yang ‘beda’ dari mall – mall pada umumnya.. ada replika kapal yang ‘nyangkut’ di dalam mall, langit-langit yang indah, dan suara gemericik air yang berasal dari kolam kolam di dalam mall nya. oke, saya akui saya ndeso.

gimana ya cara masukin kapal ini ke dalam mall ? *berpikir keras*

Setelah makan, kami berpisah. si Mas dan Narelle pergi sendiri, saya dan mbak- mbak keliling mall. dan.. inilah dia.. Trans Studio.. !!

Jangan tanya kayak apa di dalem Trans Studio, karna kami nggak masuk, hehehe.. kami sudah terlanjur capek, dan terlanjur nggak tertarik untuk mainan wahana wahana artificial setelah seharian disuguhi wisata alam yang jauh lebih menarik. Trus kenapa ngga masuk aja trus liat-liat doang? sayangnya kami terlalu pelit untuk mengeluarkan Rp 100.000 cuma buat liat-liat dan nggak ngapa-ngapain.. huehue.. jadinya kami cuma foto-foto aja deh di depan Trans Studionya.. wahaha..😀

ndesa ya ben


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: