Indonesian Idol 2012 : Drama dan Air Mata

The fabulous five*

Acara kontes cari bakat yang satu ini memang penuh pro dan kontra. Mereka yang pro memuji dan memenuhi timeline serta rajin update status-status yang isinya dukungan dan komentar tiap kali acara ini sedang ditayangkan live. Sedangkan mereka yang kontra lebih memilih untuk membahas hal lain di akun social media mereka, ada yang cuek, namun tak jarang yang  menyindir, nyinyir, bahkan mencemooh acara yang mereka anggap terlalu banyak drama ini. Drama dari juri yang seakan-akan komentar dan perilakunya terkesan dibuat-buat, kata mereka.

Terlepas dari pro dan kontra tersebut, saya justru melihat sesuatu yang menarik dari Indonesia Idol ini, yaitu bagaimana kontes ini telah ‘mengaduk-aduk’ dan ‘memporak-porandakan’ mental sekaligus hati para kontestannya.

Para kontestan seakan diberi ujian mental yang ‘berlapis-lapis’. Mulai dari rasa gugup sebelum tampil, rasa kecewa ketika juri berkomentar pedas, ditambah pengumuman siapa yang akan pulang oleh sang MC yang memakan waktu hampir sejam lamanya (MC mengulur-ulur waktu pengumuman dengan mengucapkan kalimat sepotong demi sepotong yang sungguh bikin deg-deg an dan penasaran), plus kenyataan bahwa sang kontestan masih harus menyanyi satu kali lagi sebagai penutup sementara dia sendiri masih shock karena ternyata dialah yang harus pulang. Sama sekali bukan drama kalau menurut saya. Butuh seorang yang benar2 kuat dan tangguh untuk tetap bisa menyanyi di depan jutaan pasang mata, secara live, dalam keadaan hati yang kacau.

Kembali ke beberapa tahun lalu saat masih ada acara sejenis yaitu Akademi Fantasi Indosiar (AFI). Jika dibandingkan dengan Indonesian Idol, tentu AFI jauh lebih unggul dari sisi drama nya hehe..di AFI bahkan ada tayangan tentang kegiatan sehari-hari di karantina, produk2 sponsor yang mereka pakai, sampai kisah cinta lokasi antar kontestan yang sungguh rasanya nggak penting banget. Ditambah adegan eliminasi sambil bawa koper plus tangis-tangisan di akhir acaranya, menurut saya Indonesian Idol jauh lebih wajar dan ‘normal’ dibanding AFI.

Terlepas dari pro dan kontra tentang kontes musik ini, Indonesia Idol tetaplah bisa untuk dijadikan tayangan hiburan. Ya, hiburan, sekedar melihat sebagai tontonan televisi pada umumnya. Just sit and watch, seperti yang selalu saya lakukan sekarang, dan ngomong2, dari 5 kontestan yang tersisa, saya memprediksikan kalau Sean, Regina, dan Dion yang akan jadi 3 besar, meskipun memang saya bersimpati dengan kisah hidup Yoda yang dulunya sempat ditentang oleh ortu ketika memutuskan untuk meninggalkan kuliah dan konsentrasi penuh di musik. Yoda menunjukkan kalau memang mimpi itu bisa diraih dengan keyakinan dan kerja keras. Sedangkan Febri, kontestan yang tadinya nggak dianggap ini justru bisa melesat jauh dari ekspektasi, mengalahkan kontestan lain dan bertahan sampai 5 besar. Semangatnya untuk terus belajar dan memperbaiki kesalahan demi kesalahan setiap minggu layak untuk dipertahankan.

Nah, kalau anda sendiri, ngejagoin siapa?😀

*gambar diambil dari facebook fan page Indonesian Idol 2012


6 responses to “Indonesian Idol 2012 : Drama dan Air Mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: