Perahu Kertas dan Agen Neptunus

Hai! selamat sore.. sekarang ini saya lagi ada di sebuah warnet di Kota Kudus yang baru saja diguyur hujan deras banget plus angin kenceng yang saking kencengnya mampu menerbangkan helm-helm di atas motor yang diparkir dan kursi-kursi plastik di warung-warung. Untungnya hujannya cuma sebentar. Tapi bukan itu sih yang mau saya bahas..hehehe.. *kwarepmyu*. Ini soal novel dan film Perahu Kertas. Novelnya sudah lama terbit, dan filmnya yang ‘berlayar’ Lebaran kemarin laris banget…(jangan-jangan larisnya kerena diputer pas libur Lebaran ya..hehehe). Padahal sebenarnya ceritanya biasa saja, seputar kisah percintaan anak remaja, filmnya pun mirip FTV, tapi toh saya ikutan nonton dan antusias juga menantikannya..berikut ini alesannya.

Penulis idola. Penulis yang terkenal dan populer itu banyak. Yang buku-bukunya laris pun banyak. Tapi buat saya pribadi hanya ada beberapa yang tulisannya ‘enak’ dibaca.. Dee salah satunya. Itulah mengapa di rak buku saya di rumah penuh sama bukunya Dee. Dari yang berat dan harus banyak mikir seperti Supernova, Rectoverso, Filosofi Kopi, Madre, sampe yang ringan kayak Perahu Kertas. jadi ketika denger kalo filmya akan dirilis, saya langsung berikrar dalam hati kalau saya harus nonton.

Serba Spesial. Novel Perahu Kertas punya saya ini spesial karena merupakan hadiah ulang tahun saya November 2009 yang lalu. Diantarkan khusus oleh pacar saya-sebut saja gembili-dari Semarang ke kota tempat saya bekerja waktu itu, Purwokerto. naik motor, menempuh 5-6 jam perjalanan, hujan-hujan pula. Dia tahu banget kalo waktu itu saya lagi pengen banget buku ini.. soswit ya.. terus darimana dia tahu? yaaa.. emang beberapa hari sebelum ultah aku bilang sih kalo pengen punya bukunya Dee ini..hahahaha… *cium cium gembili* (curang ya..😀 )

Aku mirip Kugy. *sodorin ember*. Apanya yang mirip? gaya berpakaiannya, asal ngomongnya, cueknya, hobi nulisnya,  kecintaannya sama pantai dan laut.. kalo kecil sama imutnya sih enggak😀 . Saking merasa miripnya sama si tokoh utama, sampai-sampai saya hanya butuh waktu 6 jam nonstop buat menyelesaikan membaca novel tebel itu. Senyum-senyum sendiri, tertawa-tawa sendiri, dan bahkan mewek sendiri.. d(^^)b

radar neptunus style d(^^)b

Setelah selesai membaca, saya langsung berkhayal. Seandainya buku ini difilmkan pasti bagus. Kemudian bersama si pacar saya langsung membayangkan, kira-kira siapa yang cocok jadi siapa. Waktu itu saya membayangkan Nirina yang jadi Kugy. Kecilnya dapet, cerewet dan cueknya juga dapet. Sedangkan yang jadi Keenan yaitu Samuel Zylgwin (bener gak nulisnya?), setengah bule, rambut gondrong, dan mukanya serius. Keenan banget.

Kugy-Keenan

Setelah isu bahwa film Perahu Kertas akan dirilis, saya langsung menebak2 siapa yang lolos castingnya. Awalnya agak kecewa karna jauh dari harapan, tapi setelah nonton filmya ya akhirnya terima-terima saja. Yang paling cocok menurut saya adalah Reza Rahadian yang terpilih menjadi Remigius Aditya. Dia pas banget meranin karakter Remi yang eksekutif muda tajir nan ganteng, yang populer, banyak prestasi dan digilai cewek. termasuk akyu.. *mimisan*

*mimisan 3 galon*

Overall, filmnya cukup menghibur. Cukup bisa membuat tertawa tergelak-gelak, dan sukses membuat saya nangis sesenggukan (emang pernah nonton film drama tanpa nangis? ). Filmnya laris, dan membuat novelnya laris lagi. Tapi kayaknya emang harus baca novelnya dulu sebelum nonton, karena beberapa adegan hanya ditampilkan sepotong-sepotong saja dan ini membuat mereka yang belum baca bukunya kebingungan. Contohnya teman saya-sebut saja tayux-yang waktu itu bertanya kepada saya siapakah perempuan yang dilukis oleh Poyan karna hanya di-shoot sekilas. Yang udah baca pasti tahu kalo itu gambarnya Lena, mamahnya Keenan.

yang jadi Noni ini idolanya gembili banget

Lebih dari sebulan dari penayangan perdana Perahu Kertas bagian 1 dan 2, ternyata filmnya masih ada di bioskop-bioskop. Euforianya juga masih terasa banget. Salut deh sama Dee dan Hanung atas karyanya, hingga Perahu Kertas bisa diapresiasi seheboh ini. Asal jangan sampai laut jadi kotor aja gara-gara mengikuti hobi sang agen Neptunus yang suka nulis curhatan di kertas trus dihanyutkan ke laut..hahaha..

(photos by google)


3 responses to “Perahu Kertas dan Agen Neptunus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: