Paspor Pertamaku

paspor

Saya termasuk agak telat dibanding lainnya. Di saat yang lain udah keliling dunia, saya baru bikin paspor. Kurang tertarik ke luar negeri sih, mending ke Flores atau Derawan, atau daerah wisata Indonesia lainnya yg cantik, tapi saya pikir ngga ada salahnya juga bikin paspor, siapa tau nanti ada tugas ke luar negeri, atau  dapat reward, atau ajakan teman traveling, jadi ngga perlu bingung lagi. Nah, berikut ini akan saya share sedikit tentang bikin paspor pertama kali, siapa tau berguna.😉

Bikin sendiri atau lewat travel agent ?

Jika anda orang yang sangat sibuk dan punya uang banyak, maka pilihan mungkin akan jatuh ke bikin paspor lewat travel agent. Tinggal bayar dan menyerahkan dokumen asli, semuanya akan ada yang mengurus. Anda biasanya hanya akan diminta datang ke kantor imigrasi untuk foto. Untuk biaya, tentu saja lebih mahal.

Tapi jika anda adalah traveler dengan uang saku pas-pas an (seperti saya😀 ), maka pilihan yang tepat adalah mengurus paspor sendiri. Biayanya lebih murah, hanya saja anda memang harus benar2 meluangkan waktu untuk mengurusnya.

Cara dan Biaya pembuatan paspor

  1. Daftar online terlebih dahulu lewat website resmi imigrasi.go.id . langkah2 pengisian form ada dalam format pdf yang bisa diunduh secara gratis, jadi tak perlu bingung lagi. Anda hanya perlu scan beberapa dokumen yang diperlukan untuk di-upload. Dengan mendaftar online terlebih dahulu, anda bisa ‘memangkas’ waktu satu hari dalam pembuatan paspor karena jika tidak mendaftar online terlebih dahulu, anda harus datang ke kantor imigasi untuk menyerahkan file, kemudian harus datang lagi untuk foto&wawancara, baru akhirnya datang untuk mengambil paspor yang sudah jadi (datang 3x), sedangkan jika sudah mendaftar online, anda cukup datang 2x yaitu untuk bayar-foto-wawancara dalam satu hari dan mengambil paspor yg sudah jadi.
  2. Setelah berhasil daftar online, jangan lupa bawa file ‘undangan ke kantor imigrasi’ nya pada tanggal yang sudah ditentukan (anda yg memilih sendiri tanggalnya ketika registrasi online). Biasanya dikirim ke email pribadi anda yang sudah didaftarkan saat registrasi online.
  3. Datang ke kantor imigrasi pagi-pagi. Saya sempat mengabaikan saran dari tante saya untuk datang pagi2 karna saya pikir tidak begitu penting, tapi ternyata setelah sampai sana jam 8.30, wuah.. kantornya sudah penuh manusia😀 . Saya sempat khawatir juga kehabisan antrian, tapi untungnya masih kebagian meskipun harus antri berjam-jam. Harusnya jika saya berangkat lebih pagi, nggak perlu nunggu selama itu. Jadi, datanglah jam 7.30 pagi, dan oh ya, jangan lupa pakai baju rapi ya, jangan pakai kaos.😉
  4. Langkah-langkahnya yaitu, mengumpulkan fotokopi dokumen yang diperlukan seperti KTP, KK dan akte kelahiran (sambil menunjukkan aslinya), mengisi surat pernyataan bermaterai (biasanya bisa dibeli di koperasi kantor imigrasi), setelah itu antri lagi untuk membayar, dan terakhir, antri untuk foto dan wawancara. Biayanya Rp. 255.000,- saja.🙂
  5. Foto dan wawancara adalah langkah terakhir dalam proses pembuatan paspor, setelah itu, anda harus menunggu selama 4 hari kerja untuk kemudian datang lagi mengambil paspor yang sudah jadi. Gampang kan?😉

Jadi, mari kita kemana! *elus-elus paspor baru*😀

gambar diambil dari sini.


38 responses to “Paspor Pertamaku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: