Ketemu Lagi

Mbandah ketemu lagi sama siapa? yang jelas bukan sama orang, tapi sama mata kuliah berbobot 3 SKS yang selama ini menghantui, bahkan lebih menghantui daripada skripsi ; KKN.

“Loh kenapa menghantui? kan KKN enak, bisa kenal temen2 baru, bisa dapet cerita seru yang bakal dikenang terus, plus bakal banyak kegiatan yang asyik banget bareng warga” kata mereka yang dulu KKN nya ngga disambi kerja.

Yang sedang saya hadapi sekarang adalah KKN yang dilakukan sebulan penuh, dengan waktu pelaksanaan setiap hari senin-jumat mulai jam 5 sore (pulang kantor), plus sabtu minggu dari pagi sampe malem, di Terboyo sana (kurang lebih satu jam dari rumah).

Lepas dari masalah capek dan males, sebenernya yang bikin KKN ini menghantui adalah rasa takut (atau trauma?) yang muncul dari dalam diri sendiri dan susah untuk dikendalikan. Kenapa? I’ll take you back to 2009..

Siang itu saya pergi ke gedung LPPM Unsoed setelah mendapat kabar kalau jadwal dan plotting lokasi KKN sudah ditempel di papan-papan pengumuman. Betapa kagetnya saya begitu tahu kalau saya dapet jatah KKN di Cilacap, yang jarak tempuhnya 2 jam dari Purwokerto (or we can say it “luar kota”) padahal waktu itu ada dosen yang bilang kalo bagi mahasiswa yang sudah bekerja kemungkinan akan mendapat jatah lokasi yang dekat. Well, namanya juga ‘kemungkinan’..

Ketika itu keadaan saya sungguh tidak memungkinkan untuk mengikuti KKN di luar kota dengan kewajiban menginap setiap hari. Pekerjaan setelah libur lebaran dan menjelang tahun baru tentu saja sangat overload. Minta ijin dari kantor? impossible. Tukeran sama temen lain? ngga ada yang mau. Lengkap sudah.

Sudah tidak menemukan cara yang terbaik untuk mengikuti KKN, akhirnya sore itu saya mengajukan surat pengunduran diri dari KKN. Hati ini rasanya seperti gelas yang dilempar ke lantai; hancur. (kecuali gelasnya gelas plastik ya).

Sore itu saya menangis. Saya merasakan sulitnya kuliah telah mencapai puncaknya. Sore itu juga saya memutuskan untuk berhenti. Rasanya saya sangat capek.

Sekarang saya sudah sampai lagi di titik ini. Di titik di mana dulu saya sempat berhenti. Meskipun kadang saya mengeluh dan uring2an. tapi lalu saya berpikir lagi.

KKN kali ini sebetulnya jauuuhhh lebih mudah dibanding yang dulu. Biaya jauh lebih murah, lokasi lebih dekat, tidak ada kewajiban untuk menginap, jadwal juga fleksibel… Kurang enak gimana coba? gitu kok ya masih mengeluh. *keplak diri sendiri*

Inti dari tulisan ini sih sebenernya ingin menyemangati diri sendiri. Dan semoga setelah mengeluarkan uneg2 dalam bentuk tulisan, semuanya bisa jadi lebih ringan. Amin.

Ayo Semangat, Mbandah!!😀

 


3 responses to “Ketemu Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: