Happy 14th Birthday

image

Time flies. Waktu memang selalu berjalan cepat. Bahkan kadang berlari. Meninggalkan apa saja yang berdiam diri. Mengikis semua hal, mulai dari yang lembut seperti kapas, keras seperti batu, tajam seperti duri.

Semua yang dulu baru, harus rela kadaluarsa atas perintah waktu. Kulit mengeriput,rambut memutih, badan melemah, ingatan memudar.

Tapi ada satu yang mungkin masih melekat meskipun semua yang kita punya sudah kadaluarsa; kenangan.

Kenangan adalah seperti jembatan yang menghubungkan jarak antara masa lalu dan masa sekarang. Jembatan yang harus kita lewati entah berapa lama. Terhalang oleh lupa.

Kalaupun ada mesin yang bisa mempersingkat jarak itu, dialah lagu. Lagu adalah mesin waktu.

Mendengarkan lagu kesukaan kita, meskipun sudah lama, mampu membuat pikiran kita langsung melesat ke masa dimana kita dulu sering mendengarkannya. Membuat kita mengingat kenangan yang larut di dalamnya. Membuat kita bernostalgia.

—–

Sekarang ini, lagu-lagu Coldplay yang ada di album pertama mereka, Parachutes, masih saya dengarkan setiap hari. Yellow, Trouble, We Never Change, Parachutes, Shiver, Sparks, Don’t Panic..semuanya.

Hingga pagi tadi saya melihat official G+ nya Coldplay share gambar cover album Parachutes dimana gambar bola dunianya diubah menjadi menyerupai balon dengan caption “Happy 14th birthday”. Saya seperti dipaksa masuk ke dalam mesin waktu.

image

Adalah Yellow, single pertama Coldplay yang pertama kali saya dengar dan seketika membuat saya jatuh cinta.

Suatu hari di tahun 2000 ketika saya sedang sakit dan tidak masuk sekolah, saya terbaring di kamar tidur sambil sayup sayup mendengar radio (waktu itu belum ada music player canggih ya😀 ) dan si penyiar memutar lagu baru dari grup band asal inggris bernama Coldplay. I was like “Kol what?”

Ah lagunya Asyik. Saya suka.

Hari demi hari lagu ini semakin sering diputar dan semakin sering muncul di tivi. Saya sendiri semakin cinta.

Adalah Parachutes, Kaset (iya, kaset) pertama yang saya beli demi bisa mendengarkan Yellow setiap hari. Belinya pun di Bali, pas lagi liburan. Setiap hari saya putar Yellow, yang lain saya skip-skip. Pokoknya tombol tape saya adanya cuma RWD sama FF. Iya, saya emang #CahLawas😀

Singkat cerita, akhirnya saya mencoba untuk mendengar lagu lainnya yang ternyata gak kalah bagus. Ini adalah awal saya ngefans sama Chris Martin dkk.

Sekarang, gak terasa sudah 14 tahun sejak Parachutes dirilis. Album yang menandai awal kesuksesan Coldplay yang mendunia. Itulah kenapa saya, dan ratusan juta fans nya di seluruh dunia serasa gak bisa move on dari album ini meskipun album-album lainnya-termasuk Ghost Stories yang baru rilis- juga menyuguhkan single-single bagus yang laris di pasaran.

Happy 14th birthday, Parachutes.


One response to “Happy 14th Birthday

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: