Di Penghujung 2015

DSC01534

Tahun barunya masi lama sih, tapi rasanya udah gatel pengen nulis apa –apa yang terjadi selama tahun 2015 ini sekaligus harapan-harapan untuk tahun 2016 yang akan datang sebentar lagi. Gapapa ya?

Sayangnya tahun 2015 ini diawali dengan banyak kejadian yang sedih dan cukup menguras airmata karena dibikin nangis setiap hari selama beberapa bulan. Di kamar, di jalan, di toilet kantor, dan di tempat-tempat lain yang sepi dan nggak ada orang tentunya😀 . Saking sembunyi-sembunyinya, seorang temen di kantor sampe bilang ‘tapi kamu kuat ya mbak, enggak nangis, dan kayak nggak ada apa-apa’ hahaha, belum tau aja dia😀

Kejadian lain yang bikin sedih di awal tahun adalah berpulangnya Om ke pangkuan sang pencipta setelah setahun lamanya berjuang melawan sakit. Seingat saya, terakhir kali keluarga kami kehilangan anggota yaitu tahun 1995 ketika Budhe saya meninggal dunia di Magelang. Waktu itu saya masih kecil, belum mengerti bagaimana sedih dan pilunya kehilangan orang tersayang.

Hari-hari berat di awal tahun ini sempat membuat semuanya jadi kacau balau, terutama pekerjaan, dan… penampilan. Kerja saya jadi kurang teliti dan banyak salah. Penampilan saya yang memang seringnya tanpa make up ini jadi tambah superkusut. Murung, mata sembab, rambut kusut. Saya merasa jadi orang paling jelek kalo pas melihat diri sendiri di foto rame-rame bareng temen.

Beruntungnya, di hari-hari berat itu ada seseorang yang bisa dibilang telaten dan sabar banget nungguin saya. You know, that kind of person yang diem sambil senyum dan mendengarkan segala curhatan kita, yang nggak bereaksi apa-apa ketika kita marah-marah dan ngomel-ngomel gak jelas karna dia tau kalo kita Cuma sedang lelah dan butuh meluapkan emosi, dan yang memeluk erat ketika akhirnya tumpah juga air mata. Saya merasa Tuhan amat baik. Dia mengirimkan orang yang tepat di waktu yang tepat. Tuhan tidak membiarkan saya berjalan di dalam badai sendirian. (dan saya mewek lagi sekarang hahahaha). Pokoknya terima kasih ya, Tuhan!

850519265_105866

Butuh keberanian (dan kenekatan) sampai akhirnya saya memutuskan untuk memulai hubungan baru dengan mas yang satu ini. Perbedaan di antara kami hampir membuat kami masing-masing ingin menyerah, bahkan sebelum memulai. Tapi entah kenapa, banyaknya kecocokan membuat kami merasa pengen barengan terus. Masalah lain lain dipikir nantilah😀

Saya belajar banyak hal; belajar untuk bertahan di situasi sulit, belajar untuk menjadi kuat, belajar untuk memahami bahwa di hidup ini kita tidak punya kuasa apa-apa. Ya, kalimat klise “Manusia berencana, Tuhan yang menentukan” itu akhirnya terbukti juga pada saya. Pada kita.

When In Doubt, Go to Yoga

Seperti yang sudah pernah saya tulis di sini, saya yang tadinya males olahraga, sekarang jadi jatuh cinta sama yoga. Terhitung sudah 5 bulan saya ikutan kelas yoga dan semakin hari saya menjadi semakin kuat karenanya. Semakin saya merasa kuat, semakin saya pengen lebih dalam lagi belajar yoga. Saya merasa jauh lebih fit, lebih rileks, dan saya merasa jauh lebih bahagia dari sebelumnya. Nggak peduli deh dikatain kena ‘mental illness’ karena melakukan pose-pose yang bentuknya aneh di mata orang-orang. Yang penting saya suka, bahagia, dan sehat.😉

851331244_13525

2016

Sebentar lagi tahun berganti. Saatnya bersih-bersihin semua yang bikin nggak enak di hati. Lupakan orang-orang yang pernah menyakiti. Lupakan teman-teman yang tampak baik namun ternyata mengkhianati. Percaya saja, Tuhan pasti akan memberi ganti.

2016 besok, saya pengen bisa lebih banyak lagi berbuat baik (klise tapi susah), lebih banyak lagi berbagi ke sesama, lebih dalam lagi belajar agama (karna yang ‘Cuma’ kita dapatkan di sekolah umum ternyata belum cukup), pengen bisa renang, pengen bisa jalan-jalan lebih jauh lagi, diving lebih dalam lagi, motret lebih banyak lagi, latihan yoga lebih serius lagi, dan masih banyak lagi mimpi-mimpi tinggi yang selama ini Cuma disimpan sendiri.

850633025_104496

Nggak pengen nikah? Pengen.

Trus kapan? Sabar. Saya sudah menyerahkan semuanya kepada Wedding Organizer terbaik. Saya percaya Dia punya rencana yang indah. Tunggu saja.

Rencana kamu di tahun depan, apa? :-D


7 responses to “Di Penghujung 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: