A Head Full Of Dreams : Album Move On nya Coldplay

coldplay1

Sebagai blogger ( ciyee..) atau orang yang udah biasa menuangkan pikiran, uneg-uneg, atau curhat dalam tulisan, rasanya kayak ada yang mengganjal gitu kalo ada topik yang pengen ditulis tapi nggak sempet-sempet. Contohnya kayak saya. Udah pengen banget nulis review album barunya Coldplay tapi kok ya ndilalah ada aja halangannya. Kerjaan kantor lagi banyak banget di akhir tahun 2015 kemaren, lagi banyak tamu di rumah, lagi sering bepergian dan yang paling menghalangi buat menulis : malas .😀

Move On mungkin adalah kata yang tepat buat mendeskripsikan album baru Coldplay yang berjudul A head Full of Dreams yang dirilis 4 Desember 2015 lalu ini. Move on dari apa? Move on dari lagu-lagu mellow khas Coldplay yang kalau didengerin pas patah hati bisa bikin pengen loncat dari tebing itu lho😀

Yap, lagu-lagu galau kayak Fix You, Gravity,The Scientist dan kawan-kawan nggak akan ditemukan di album yang covernya warna-warni ini. Lagu paling mellow yang ada Cuma Everglow, itupun nggak mellow-mellow amat.

coldplay2

Lagu-lagunya bikin shock dong buat para fans Coldplay yang terbiasa dibikin mellow? Ah enggak juga. Nggak lebih shock dari Album sebelumnya kok. Ghost Stories (2014) menurut saya lebih bikin shock karena hampir semua lagunya “enggak Coldplay banget” ketika pertama kali didengerin, terutama A sky Full of Stars yang agak ajep-ajep. Tapi melihat jarak album yang lumayan deket (A Head Full Of Dreams rilis setahun setelah Ghost Stories dan dikerjakan saat sedang mempromosikan Ghost Stories), saya jadi curiga, jangan-jangan Ghost Stories yang menuai banyak kritik plus minim award ini sebenernya Cuma ‘perkenalan’ saja buat A Head Full Of Dreams. Semacam pengen bilang, ini lho, album kami setelah ini bakalan kayak gini terus.

Bisa jadik.

Album baru yang berisi 11 lagu ini beberapa di antaranya berkolaborasi bareng beberapa Beyonce, Noel Gallagher, Tove Lo, Merry Clayton dan Khatia Buniatishvili. Bisa nebak nggak lagu yang mana aja?😀 trus lagu favoritnya Mbandah di album ini apa aja? A Head Full of Dreams sama Adventure of a Lifetime!

Adventure of a Lifetime adalah tipe lagu yang dari pertama denger intronya aja udah bikin ‘seneng’, dan kalo didenger-denger lagu ini malah mirip kayak tipe-tipe lagunya Earth, Wind & Fire yang jazzy groovy gitu. Sepertinya Jonny Buckland bosan sama nada yang itu-itu aja dan pengen coba yang baru. Hal lain tentang lagu ini yaitu Video klipnya yang bertema monyet-monyetan. Mengingatkan kita sama video klip Paradise yang bertema gajah-gajahan, no? ada apa dengan gajah dan monyet?😀

coldplay3

A Head Full Of Dreams, kalau saya boleh memberi label, saya akan memberi label pada lagu ini : Lagu festival. Kenapa? Karena lagu ini meriah. Mendengarkannya berasa sedang berada di tengah-tengah pesta besar, banyak orang-orang berkostum mewah, menari-nari, banyak balon dan hiasan-hiasan. Bahagia. Tepat seperti yang kita rasakan ketika tiba-tiba melamun, jatuh ke dalam dunia yang tak ada seorangpun tahu. Hanya kita, dan imajinasi kita. Oya, fade in di intro dan fade out di akhir lagu ini juga sesuatu yang baru buat Coldplay.

Oh I think I landed in a world I hadn’t seen

When I’m feeling ordinary, when I don’t know what I mean

Satu hal yang unik ketika mendengarkan satu album full adalah betapa saya nggak bisa menebak apa judul lagu lain selain A Head Full Of Dreams, Everglow dan Adventure of A lifetime. Kenapa? Karena semuanya hampir mirip! Ya nadanya, ya aransemennya. Terutama mulai track ke 6 (Fun) sampai track terakhir (Up&Up). Saya bahkan nggak tau kalo satu lagu sudah selesai apa belum. Fun, Kaleidoscope, Army of One, Amazing Day, Color Spectrum dan Up&Up seperti ‘nyambung’. Mungkin seperti Kucing/anjing yang tadi masi ikut nonton tipi bareng kita tau-tau udah sampe kamar, tau-tau udah sampe ruang tamu, sampe dapur tanpa tau kapan perginya. Kira-kira seperti itu penggambarannya.

coldplay4

Soal Penjualan album gimana? Sepertinya masih biasa-biasa saja, ‘hanya’ terjual 235,975 kopi (Wikipedia) di minggu pertama rilis. Mungkin publik masi terbawa hiruk pikuk album barunya Adele (25) yang rilis November (3,38juta kopi di minggu pertama-Just Jared). Ah tapi banyak atau sedikit tidak mengurangi kecintaanku sama Coldplay kok. Bagi saya, Mas Chris dkk masih sama seperti 16 tahun lalu (Parachutes tahun 2000 –damn, time flies). Penampilan live Coldplay juga masih sama memukau. Suara dan nafasnya mas Chris pas pertama kali membawakan Adventure of A Lifetime di The Ellen Show juga masih warbiyasak kuat. Well done, Coldplay..well done.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: