Nonton Konser Coldplay di Bangkok

COLDPLAY-A-HEAD-FULL-OF-DREAMS-TOUR-1200x630

Salah seorang teman yang ada di grup chat suatu kali bertanya; dari skala 1 sampai 10, seberapa besar kamu mengidolakan Coldplay? Ada yang menjawab 5, ada yang menjawab 6, tapi nggak ada yang menjawab lebih dari 7, termasuk saya. Bukan karena saya enggak mengidolakan, tetapi justru karena lagu-lagu Coldplay sudah mengalir di darah saya (tsaah), jadi, seberapa besar saya mengidolakan grup Alternative Rock dari Inggris ini, sudah nggak bisa diukur lagi. Apalagi Cuma pake skala 1-10.

Saya sudah mulai mendengar lagu-lagu mereka tahun 2001. Saya bahkan punya kaset Parachutes dan A Rush Of Blood To The Head. Masih kurang? Saya pernah naksir cowok yang sama selama 6 tahun pas sekolah, tapi selalu dicuekin. Suatu Kali, saya mengiriminya surat yang isinya…Lirik lagu Coldplay- Shiver!

Norak ya? 😀 it was 16 years ago saat masih SMA, tapi masih saya inget terus. Bukan cowoknya, tapi Coldplay momen nya (cowoknya itu sekarang enggak se cute dulu by the way, dan saya bersyukur saya enggak sama dia sekarang 😀 )

So I look in your direction
But you pay me no attention do you?

Well, saya merasa perlu nulis ini karena Coldplay, terutama konsernya, lagi happening banget. Dan haters mendadak muncul di mana-mana, menganggap semua yang nonton konser Coldplay itu alay, ikut-ikutan. Tolong, saya jangan disamakan.

Setiap kali saya nonton video klip Fix You, saya selalu merinding. Saya berharap suatu hari nanti bisa ikutan menyanyikan “lights will guide you home” secara langsung, bareng pacar, dan juga orang-orang terdekat. Mimpi itu saya simpan. Sendiri. bertahun-tahun, sampai saya lupa, soalnya pacar-pacar saya yang sebelumnya, nggak ada yang tertarik. Nggak ada yang peduli sama hal yang berpotensi buang-buang duit begini 😀 , padahal, ini mimpi saya banget.

Ya sudah, saya kubur aja dalam-dalam keinginan buat nonton konser Coldplay, cukup ber-baper-baper ria nonton di you tube.

Tapi Tuhan memang baik. Dia mengatur segalanya, di waktu yang tepat. Tuhan seperti mengingatkan lagi, “iki lho, nduk, kepengenanmu sing mbiyen. Isih kelingan?kono dioyak meneh” (ini lho nak, kepengenanmu yang dulu, masih ingat? Sana dikejar lagi)

maskris

Akhir tahun 2016 lalu, Coldplay mengumumkan kalau mereka akan melanjutkan A Head Full Of Dreams Tour ke Asia!

Nggak butuh mikir lama mau ngajak siapa. Tentu saja saya ngajak pacar yang sama-sama suka Coldplay, sama-sama suka musik, dan juga beberapa kali punya pengalaman nonton konser besar (mengingat ini adalah konser besar pertama yang saya tonton, jadi saya merasa butuh “guide” 😀 ). Biar tambah rame, saya juga mengajak serta 2 kakak perempuan saya yang juga tahu dan suka beberapa lagu Coldplay.

Perjalanan sampai ke konser ini nggak semulus kelihatannya. Terutama pas beli tiket secara online. Berikut ini cerita selengkapnya.

Tiket Online

Singapore 1 April, adalah tujuan pertama. Selain dekat, direct flight dari Semarang ke Singapore juga ada. Bisa hemat uang dan waktu. Kami sepakat buat beli tiket seat alias duduk. Biar enggak pegel-pegel amat gitu. Paspor dan kartu kredit sudah siap. Pokoknya dari A-Z sudah dirembug matang, tinggal menanti waktu open sale ticket saja. Pas sampai di hari H, apa yang terjadi? Baru masuk ke website ticketingnya saja ternyata sudah antri! Websitenya loading terus…setengah jam..satu jam…dua jam.. dan ketika sudah berhasil masuk antrian, tiket sudah sold out. What the…..

Browsing sana-sini nggak ada jalan keluar. Bacain komentar-komentar di FB page vendor ticketingnya juga menemukan ratusan orang ngomel-ngomel.  Cari tiket di website lain di luar website resmi, mahal luar biasa, bisa sampai 3x harga asli..

Surprisingly, Live Nation Asia sg mengumumkan kalau Coldplay akan menambah jadwal konser mereka di Singapore satu hari lagi di tanggal 31 Maret! Masih ada harapan!

Tapi harapan itu pupus seketika saat hari H open sale ticket, keadaan nggak berubah. Tetap waiting, dan tau-tau sold out. sedihnya, karena terlalu konsen sama Singapore buat 31 Maret & 1 April, pas mau cek buat di Manila 4 April, tiketnya sudah sold out juga, bahkan sebelum register 😦

Kakak dan pacar sudah mulai kehilangan semangat dan pasrah. Tapi saya belum! Saya mau coba lagi di Bangkok! Saya bahkan sudah daftar buat presale tiket. Tapi yang namanya halangan kok ya ada aja. Giliran udah hampir selangkah, verifikasi kode kartu kredit bermasalah, soalnya dikirim ke nomer hape lama, yang simcardnya  entah di mana. Yaelaaaaah 😦

Presale lewat. Kesempatan terakhir hanya tinggal Bangkok setelah open sale. Karena setelah Bangkok hanya ada Taiwan dan Tokyo saja, pastinya lebih mahal tiket pesawatnya. Saya sebenarnya sudah lelah (dan gemes). Tapi..mungkin sebentar lagi. Dan benar saja, kami berhasil dapet 4 tiket konser Coldplay di Bangkok! Wohoooo!

Bangkok

Konsernya tanggal 7, tapi kami sengaja berangkat lebih awal, tanggal 5 April 2017 karena kami harus menukar tiket online dengan tiket fisik. Bisa sih ditukar langsung pas di venue hari H. Tapi penyelenggara memberikan banyak pilihan untuk menukar di tempat lain mulai maret sampai sehari sebelum acara dengan tujuan menghindari antrian panjang di stadium. Karena alasan hemat tenaga, kami memilih untuk menukar tiket fisik sebelum konser saja. Tempat yang kami pilih yaitu di Show DC, mall bagus yang di dalamnya ada tourist center. Di tourist center itulah kami antri buat nuker tiket. Banyak orang Indonesia? Ga usah ditanya. Depan belakang kiri kanan isinya orang Indonesia semua 😀

IMG_20170406_102546_803

IMG_20170406_102603

sampai ada yang nguap tuh 😀

IMG_20170406_143227_671

IMG_20170406_143614_348

Selesai nuker tiket sudah sore. Rencana kami buat mengunjungi Grand Palace sama Chao Phraya River terpaksa batal karena Grand Palace sudah hampir tutup, ke Chao Phraya jauh pula dari show DC. Berhubung di Show DC ada shuttle bus gratis ke Khao San Road (Night Market), jadilah kami main sebentar ke sana. Nggak sampai larut malam karena harus irit tenaga buat besoknya.

Hari H

Harus saya akui, pengelolaan konser Coldplay oleh manajemen Show DC ini oke banget. Dari antri tuker tiket sampai pengadaan shuttle bus PP Rajamangala Stadium-Show DC, semuanya terorganisir dengan baik dan ramah. Tanpa pikir panjang kami langsung beli tiket shuttle bus PP walaupun agak mahal. Tapi daripada bingung cari transport pulang tengah malam, ya tho? BTS (Bangkok Sky Train) terakhir jam 12 malem, nge-grab di area stadium pas bubaran konser juga susah pastinya.

Jam 3 sore kami berangkat naik shuttle bus dan karena Bangkok itu super sekali macetnya, baru jam 4 kami sampai, disambut dengan lautan manusia dan antrian panjang di mana-mana, bahkan di tempat official merchandise dijual. Gak jadi deh beli kaos (gak mampu juga sih, mahal soalnya 😀 ).

IMG_20170407_155803

IMG_20170407_171740

IMG_20170407_172047

Jam 5 lebih sedikit gate dibuka. Adrenalin rasanya mengalir kenceng banget. Lupa sama capek ngantri dua hari. Orang-orang berlarian masuk ke stadium. Bahagia luar biasa. Saya yang berkali-kali menonton video konser Coldplay – A Head Full Of Dreams Tour sebelum berangkat  dan mengamati  venue yang ternyata sama di semua Negara (termasuk urutan lagu, urutan kembang api, balon dan confetti), langsung lari mendekati panggung kecil di samping panggung utama. Di panggung kecil itulah nanti Chris Martin dkk bakal akustikan.  Oh ya, di Coldplay concert Bangkok ini para penonton nggak boleh bawa kamera. All types of camera were prohibited. Jadi ya harus puas foto foto pake kamera hape saja.

klik untuk memperbesar foto

Masih harus sabar. Jam 5.30 masuk venue, jam 8 baru band pembuka, dan jam 9 baru mulai. Rasanya saya bosan banget. Dan kalo udah bosen, jadi keinget capeknya, gerahnya, hausnya, sumpeknya, lapernya.. huhuhu..si pacar sampe berkali-kali menghibur “sabar ya, ya begini ini namanya konser” tapi rasanya saya udah kepengen nangis. Capek, ditambah hari itu sedang datang bulan, jadinya tambah lemesss..

Jam 9 pas, lampu stadium dimatikan. Kelap-kelip wristband langsung terlihat seperti kunang-kunang di seluruh penjuru stadium. Konser Coldplay mulai! Entah dapet energi dari mana, semangat saya langsung naik lagi. Saya teriak, saya menyanyi, saya lompat, saya menangis!  Bahagia nggak terkira! Apalagi bisa liat Chris Martin, Will Champion, Johny Buckland sama Guy Berryman dari dekat. Ternyata mereka aslinya lebih ganteng, tinggi, langsing. Aww.. 2 jam beneran nggak kerasa. Tau-tau sudah jam 11 dan mereka sudah bilang Thank You. Beberapa video sudah saya upload di instagram saya ( @mbandah). Foto dan video di hape banyak banget, gak mungkin kalo di share semua 😀 . Enggak terungkapkan dengan kata-kata banget deh rasanya. Setting panggung, animasi, kembang api, confetti, laser, wristband, semua nya keren! Terima kasih, Tuhan! Akhirnya kepengenan saya buat nonton konser Coldplay bareng pacar kesampaian!

IMG-20170408-WA0001

IMG-20170408-WA0008

IMG-20170409-WA0004

IMG-20170409-WA0005

IMG-20170411-WA0000

Moral of story : jangan sepelekan kekuatan mimpi

 

Advertisements

8 thoughts on “Nonton Konser Coldplay di Bangkok

  1. okky23 says:

    Kalo kata Angki: ketika kamu lelah, berarti sebentar lagi kamu sampe (meraih yg diinginkan). 😀
    Aku ki nungguin kamu live ig pas konser main :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s