Chester Bennington : Nobody Can Save Him

linkin-park-credit-james-minchin

Butuh waktu lama sebelum akhirnya saya bisa menulis tentang Chester Bennington. Kata-kata yang terangkai di pikiran pun nggak banyak.  Well,  Ternyata begini rasanya kehilangan musisi yang karya-karyanya kita ikuti sejak lama, yang beritanya selalu kita baca, terlebih lagi, yang poster-posternya sempat kita simpan rapi di dalam lemari berisi barang-barang lama. Sedih.

Lebih sedih lagi ketika sadar kalau ternyata tulisan sebelum ini adalah tulisan tentang Chris Cornell, musisi dan vokalis yang juga teman baik Chester.  Dia bahkan datang ke acara pemakaman Cornell. Ya, mereka berdua memilih mengakhiri hidup dengan cara yang sama tragisnya

Saya tumbuh bersama Linkin Park, bersama suara Chester yang seakan menusuk telinga lalu masuk lewat tenggorokan, turun ke jantung dan akhirnya meledak di otak. Begitulah kira-kira musik Linkin Park dan suara Chester bekerja kepada saya, dan mungkin kepada jutaan penggemar lain di seluruh dunia. Chester menyuarakan isi hati kami dengan cara yang tepat.  Riuh namun redam. Marah namun padam.

DFNpJkcV0AAWhy0.jpg large

RIP Chester Bennington. You will be missed. 😦

 

picture : google

Advertisements

3 thoughts on “Chester Bennington : Nobody Can Save Him

  1. Daeng Ipul says:

    “bersama suara Chester yang seakan menusuk telinga lalu masuk lewat tenggorokan, turun ke jantung dan akhirnya meledak di otak”

    berarti alur suaranya masuk, terus ke bawah baru naik ya?

    anyway, semalam saya mimpi Mike Shinoda nyanyi satu lagu khusus buat mengenang Chester…

  2. Abdul Jalil says:

    Aduh.,saya juga masih ngerasa kehilangan mba..masih gak percaya beliau dah pergi..saya juga dah nulis betapa linkin park berkontribusi buat diri saya,agar bersemangat belajar bahasa Inggris semasa sekolah dulu.. RIP Chester Bennington

Comments are closed.