Spotify : 2017 Wrapped

wrapped

Salah satu fitur yang saya suka dari penyedia jasa streaming musik Spotify yaitu “rangkuman” dari lagu-lagu yang sering saya putar atau saya dengarkan selama satu tahun yang dijadikan satu playlist. Karena playlist rangkuman ini isinya lagu-lagu favorit, jadi nggak perlu susah – susah create playlist baru atau skip-skip kalau ada lagu yang kurang disuka. Enak kan? Kalau mau bikin review kayak gini juga gampang, tinggal lihat –lihat sambil mengenang. Ciyee..mengenang…

Nah, berikut ini adalah sedikit review dari Playlist Spotify 2017 Wrapped punya saya berikut momen – momen yang menyertainya :

John Mayer : The Search For Everything

jm2

Sebagai Fans John Mayer, saya tentu tidak melewatkan album baru ini begitu saja. Apalagi sudah ditunggu-tunggu sejak 3 tahun yang lalu. Lagu –lagu dan lirik nya cenderung mellow. Mas Mayer pun mengakui kalau album ini adalah curahan hatinya setelah hubungan percintaannya berakhir. Hubungan percintaan sama siapa? Dia nggak ngaku, tapi semua orang tahu lah kalau yang dimaksud itu mbak Katy Perry. Saking mellownya, Mas Mayer bahkan bilang kalau  dia nggak akan pernah sanggup membawakan “Never On The Day You Leave” secara live. Takut baper di atas panggung katanya. Oya, di Video Klip “Still Feel Like Your Man”, untuk pertama kalinya Mayer menunjukkan aksi joget-jogetnya. Agak bikin ilfil, tapi menurut dia, Video itu adalah jawaban dari permintaan fans-fansnya untuk merilis dance video. Mmm.. oke gakpapa, dimaapin. 😀

Lagu favorit saya di album ini : Rosie, Theme From “The Search for Everything” (tiap kali denger ini langsung berasa lagi di tengah sawah, tiduran di pondok kecil sambil melamun & menikmati angin semilir 😀 ) sama Moving on And Getting Over.

Don’t leave me here under the January Rain

Come let me in, take my heart by the hand and lead me back to your room

And sing me your tune

Bruno Mars : 24K Magic

24k

Cuma beberapa lagu saja yang saya suka dari album ini. Tapi beberapa yang saya suka itu, sukanya banget banget 😀 ; 24k Magic, That’s What I Like, dan tentu saja Versace On The Floor.

Dua yang terakhir ini favorit saya juga video klipnya. Koreografi yang dibikin selaras sama animasi untuk That’s What I Like, dan juga pemilihan model yang tepat (mbak Zendaya yang cool itu)  sehingga membuat lagu Versace on The Floor ini terdengar tambah seksi nan romantis~

Lagu Favorit di Album ini : 24k Magic, That’s What I Like, dan Versace On The Floor

Girl you know you’re perfect from Your head down to your heels

Don’t be confused by my smile

Cause I ain’t ever been more for real, for real

Duuuh.. romantis banget.. ada gak ya cowok yang beneran romantis kaya gitu? *ada, pasti ada

Katy Perry : Witness

witness.jpg

Terus terang saya hanya mengenal Katy Perry sebagai pacarnya John Mayer waktu itu, dan sekarang mantan pacarnya. Saya nggak pernah benar-benar memperhatikan dia maupun lagu-lagunya sampai berita tentang album barunya berjudul Witness dirilis dan ramai di mana mana. Dunia hiburan Indonesia pun sempat heboh pas tahu kalau sepatu yang dipakai mbak Katy di Video klip Chained To The Rhythm adalah hasil karya salah satu desainer Indonesia. Itupun saya masih sekadar “oh” saja.. Demikian juga ketika melihat video klip Swish Swish, apalagi Bon Appetit yang menurut saya justru membuat selera makan hilang 😀 . Ok stop. Musik dan style Katy Perry bukan “tipe” saya.

Suatu hari, ceritanya saya lagi bosan sama lagu yang itu-itu saja. Lalu entah bagaimana mulanya, tiba-tiba saya teringat Katy Perry dan..saya putarlah lagunya. Dimulai dari Swish Swish. Lho, kok enak? 😀 , lanjut Chained To The Rhythm & Bon Appetit. Lho, kok enak semua di kuping? 😀

Setelah itu saya mendadak ganti playlist : semua lagu-lagu hits nya Katy Perry. Mulai mengikuti akun instagramnya beserta IG Story nya. Memperhatikan kostum-kostumnya yang unik dan all out, memperhatikan make up nya. Pokoknya memperhatikan semua tentang dia. Lalu saya menyimpulkan kalau mbaknya ini semacam perfeksionis terhadap penampilannya. Tipe artist yang memikirkan semuanya dari ujung kepala sampai ujung kaki secara detail. Hebatnya lagi, semuanya pantes. Mau bergaya girly ala princess, tomboy, rambut panjang, rambut pendek, warna merah atau biru, semuanya cocok. Suaranya juga oke baik rekaman maupun live.

Ngomong-ngomong soal dandanan & kostum, mbak Katy juga barusan rilis video klip dari album Witness ini berjudul “Hey Hey Hey”. Dandanannya beneran bikin pangling. Susah banget buat melihat wajah asli Katy Perry dibalik kostum & make upnya. Udah liat belom?

Lagu favorit saya di album ini : Bon Appetit & Chained To Rhythm

Turn it up, it’s your favorite song

Dance, dance, dance to the distortion

Come on, turn it up, keep it on repeat

Stumbling around like a wasted zombie

Yeah, we think we’re free

Harry Styles : Harry Styles

harrypink

Seperti yang sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya. Dek Harry Styles ini langsung menarik perhatian saya begitu dia merilis solo album yang lagu- lagunya “keluar jauh” dari boyband One Direction. Dia berani mengambil risiko kehilangan fans karena melepaskan image cute menjadi cadas. Penampilannya di Victoria Secret Fashion Show 2017 Shanghai kemarin saya rasa cukup membuktikan kalau kiprahnya cukup diperhitungkan, walaupun banyak orang yang mencibir seperti Noel Gallagher dan.. pacar saya.. 😐

Lagu favorit saya di album ini : Sign Of The Times, Meet Me in The Hallway & Sweet Creature

Calvin Harris : Funk Wav Bounces Vol. 1

Calvin-Harris-Funk-Wav-Bounces-Vol-1-1

Mas DJ satu ini nggak Cuma berbakat ngemix “bebunyian” jadi asik, tapi sepertinya juga punya insting yang oke dalam menentukan musisi –musisi yang akan diajak kolaborasi. Seperti single perdana di album ini yang turut diramaikan oleh Katy Perry, Big Sean, dan Pharrell Williams ; Feels. Waktu single ini dirilis, orang-orang sibuk menebak makna di balik liriknya. Sebagian besar menduga kalau lagu ini dibuat untuk Taylor Swift, mantan pacarnya.

Apa yang terjadi kalau dalam sebuah lagu ada Pharrell Williams? Menurut saya bakal jadi chillin’ dan groovy. Itulah kira-kira pendapat saya tentang lagu ini dan Heatstroke. Ada John Legend, Ariana Grande, dan Juga Nicki Minaj di Album ini.

Lagu favorit saya di album ini : Feels, Slide, Heatstroke, dan Faking it

Do you mind if I steal a kiss?

A little souvenir, can I steal it from you?

Taylor Swift : Reputation

reputation.jpg

Nggak ada yang spesial sih sebenarnya, Cuma penasaran aja sama album barunya. Penasaran sama video klip Look What You Made Me Do yang keliatan “mahal” itu. Materi lagu-lagunya kayaknya juga masih seputar drama kehidupan percintaannya. Kalo kata tante Shania Twain, That Don’t Impress Me Much.

Linkin Park, Audioslave & Soundgarden

DFNpJkcV0AAWhy0.jpg large

Pasti udah pada tahu kenapa lagu-lagu band ini masuk di playlist 2017 saya. Ya, sampai sekarang pun rasanya masih sedih kalau mendengar lagu-lagu mereka. Kepergian dua vokalis secara mendadak dan tragis ini turut memberikan nuansa kelabu di dunia musik internasional.

1FDA446D

Demikian rangkuman lagu-lagu yang sering saya dengarkan sepanjang tahun 2017 di samping lagu-lagu lain yang saya putar sesuai mood dan tentu saja lagu-lagu Coldplay yang waktu itu saya dengarkan hampir setiap hari menjelang keberangkatan ke Bangkok untuk menyaksikan konser mereka. Selamat tahun baru 2018 ya!

Advertisements

3 thoughts on “Spotify : 2017 Wrapped

  1. Abdul Jalil says:

    Saya kadang gak kuat kalo play secara penuh album One More Light. Langsung ikut sedih euy.. keinget ma om chazy chaz. 😥

    Dari lainnya yang mba sebutin, cuma dengerin Bon Appettit, Look What You Made Do, ama Sign Of The Times

Comments are closed.