Lagu Sedih : Versi Saya VS Versi Follower Instagram

mad season.jpg

Lagu sedih adalah lagu yang ketika didengarkan langsung membuat kita mendadak jadi merasa ngenes dan nelangsa, walaupun sebenarnya sedang baik- baik saja.

Setidaknya itu menurut pendapat saya pribadi. Soalnya kalau lagi sedih lalu mendengarkan lagu sedih, dan kemudian tambah sedih, itu sudah umum, wajar. Tapi kalau lagi biasa aja atau baik-baik saja trus denger lagu sedih  dan kemudian jadi ngerasa nelangsa, itu berarti faktor lagunya yang luar biasa “dalem”.  Semacam tiba-tiba mikir, duh gimana ya kalau cerita di balik lagu ini kejadian sama saya, atau as simple as tiba-tiba jadi melamun terbawa melodi lagunya, tiba-tiba merasa lelah sama hidup ini.. (tsahh). Pernah nggak mengalami? Kalau saya sering 😀

Beberapa hari kemarin saya sempat iseng bikin IG story tentang bahasan ini sekaligus share tiga lagu sedih versi saya ke follower (yang jumlahnya sedikit banget itu 😀 ). Berikut ini lagu-lagunya :

Lagu Sedih #3

Like A Stone  – Audioslave (Tahun Rilis: 2002)

Screenshot from Like A Stone

Kembali ke akhir tahun 90an – awal tahun 2000an ketika saya masih sekolah dan nilai-nilai pelajaran Bahasa Inggris saya selalu bagus bukan karena rajin belajar, tapi karna rajin nongkrongin MTV dan rajin juga ngapalin lirik-lirik lagu yang lagi ngehits plus mencoba mengartikan kata per kata dengan bantuan kamus tebal, saat itu pula saya kebetulan sedang naksir cowok  dan selalu dicuekin (selama 6 tahun 😀 ).

Waktu  lagu ini lagi rilis dan ngehits, kebetulan saya  sedang (sudah) merasa give up sama dia. Critanya mau mencoba merelakan (tsahh lagi). Lagu ini jadi berasa ngenes banget, terutama di bagian lirik “I’ll wait for you there, like a stone..aloneeee…”.

Sayangnya ternyata setelah dewasa baru saya sadari kalau ilmu hapalan lirik lagu berikut kekuatan terjemahan per kata yang saya miliki dan saya bangga-banggakan ini cuma level medioker saja, begitu pula perasaan cinta (monyet) kala itu, sekarang saya malah bersyukur karena enggak jadi sama dia. 😀

Kenapa medioker? Karena setelah dewasa baru mulai mengerti maksud dari lirik sebuah lagu secara keseluruhan.  Baru mulai mengerti istilah-istilah yang tidak bisa diartikan per kata, dan sebagainya. Seperti Like A Stone ini, ternyata temanya nggak melulu soal cinta-cintaan antara lelaki dan perempuan.

Meskipun begitu, saya tetap merasa ngenes tiap dengar lagu ini, terlebih setelah kepergian vokalis Audioslave yang begitu cepat, rasanya lagu ini jadi 10x lebih sedih dibanding ketika saya dicuekin dulu.

In your house I long to be
Room by room patiently
I’ll wait for you there like a stone
I’ll wait for you there alone

Lagu Sedih #2

If You’re Gone – Matchbox Twenty (Tahun Rilis: 2000)

if youre gone

Lagu yang pas denger intronya saja sudah bikin merasa ngenes ini termasuk golongan lagu yang “gimana sedihnya kalau aku yang ngalamin ya”. Ditambah video klip black and white dan sinematografi yang berbokeh-bokeh bikin lagunya tambah dramatis.  Judul albumnya Mad Season pula.

If you’re gone, maybe it’s time to come home
There’s an awful lot of breathing room
But I can hardly move

Lagu Sedih #1

Stop Crying Your Heart Out – Oasis (Tahun Rilis: 2002)

oasis

Meskipun lagu alternative rock, tapi lagu satu ini beneran bisa bikin saya ingin menangis tiap kali dengerin. Bahkan sampai sekarang, setelah 16 tahun sejak rilis.

Nggak tahu ya, tiap kali dengerin, tiba-tiba ngerasa nelangsa, keinget rasa capek, beban hidup, takut kehilangan, dan sebagainya. Kalau di film Harry Potter, lagu ini ibarat Dementor yang pas ketemu langsung menyedot semua kebahagiaan yang kita miliki.

Dengan caranya yang khas, Liam seolah lagi nge-puk-puk bahu kita dan bilang; “yang udah ya udah, relain aja, jangan sedih ya, masih ada hari esok”

Cause all of the stars
Are fading away
Just try not to worry
You’ll see them some day
Take what you need
And be on your way
And stop crying your heart out

Didengerin pas lagi bahagia aja bikin mendadak sedih, apalagi kalau pas sedih beneran, bisa ambyar.

Setelah saya bikin status tersebut di IG story, saya lalu coba Tanya ke para follower; lagu sedih versi kamu apa?

Berikut ini respon-responnya :

No Distance Left to Run – Blur (Tahun Rilis: 1999)

Komentar # 1 : lagu pas Damon Albarn abis diputusin pacarnya. Sedih karena ikutan menghayati perasaan Damon waktu itu.

Komentar #2 : lagu patah hati jaman SMA

Liars Tears  – Embrace  (Tahun Rilis: 2000)

Tidak Ada komentar dari penjawab.

Uninvited  –  Alanis Morissette  (Tahun Rilis: 1998)

Tidak Ada komentar dari penjawab.

Mencintaimu – Krisdayanti (Tahun Rilis: 2000)

Tidak Ada komentar dari penjawab.

Happier – Ed Sheeran (Tahun Rilis : 2017)

Komentar : tiap denger lagu ini berasa mau mewek, awalnya tertipu sama judulnya, ternyata lagu sedih

Nyali Terakhir – Glenn Fredly (Tahun Rilis: 2010)

Tidak Ada komentar dari penjawab

Kids See Ghost – Kanye West & Kid Cudi /Reborn (Tahun Rilis: 2018)

Komentar :  lagu sedih karena di tahun-tahun ini banyak Selebritis yang meninggal karena bunuh diri

Nah, itu tadi lagu-lagu sedih versi saya dan teman-teman IG saya. Kalau lagu sedih versi kamu apa?

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Lagu Sedih : Versi Saya VS Versi Follower Instagram

  1. Abdul Jalil says:

    Linkin park – heavy sama leave out all the rest, alesannya mungkin gak perlu ditulis. Pokoknya baper aja tiap denger. 😥😥😥

    Dan saya suka juga lagu Oasis yang mba sebutin itu. Dalem ya..

  2. okky23 says:

    1. Eric Clapton – Tears in Heaven
    Setiap bait liriknya seperti mengajak pendengarnya buat larut dalam duka yang dirasakan pak Eric atas meninggalnya anaknya.
    2. Gita Gutawa – Yang terbaik bagimu.

Comments are closed.